ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Kalau DKI Punya Trans Jakarta, Jateng Juga Punya BRT Trans Jateng Lhooo..
![]() |
| BRT Trans Jateng
Jasa angkutan umum sangatlah penting, terutama di kota kota besar, karena fasilitas ini menunjang roda perekonomian sekaligus memudahkan warga kotanya untuk beraktivitas sehari hari. Sebutlah DKI Jakarta, di kota ini sudah disediakan fasilitas angkutan umum yang murah dan nyaman seperti Trans Jakarta, layanan ini dibuat agar para penumpangnya bisa terhindar dari kemacetan sekaligus menekan pemakaian kendaraan pribadi yang digunakan untuk bekerja agar beralih ke angkutan masal. Jalan yang dilalui pun dibuat khusus dan dijaga oleh petugas keamanan,
Ternyata , layanan ini bukan hanya ada di Jakarta saja, layanan ini juga teredia di Jawa tengah dengan nama Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng, berikut selengkapnya seperti diberitakan TRIBUNJATENG.
|
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Aglomerasi Koridor I Stasiun Tawang Kota Semarang - Terminal Bawen Kabupaten Semarang bakal diluncurkan pada besok Jumat (7/7/2017) pagi sekitar pukul 09.00.
Peresmian itu bakal dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah.
Kepala Dishub Provinsi Jawa Tengah Satrio Hidayat mengatakan, BRT yang masuk ke dalam skala prioritas pengembangan jaringan pelayanan angkutan perkotaan Kedungsapur tersebut direncanakan bakal diluncurkan secara seremonial oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Terminal Bawen Kabupaten Semarang.
“Besok pagi diluncurkan dan secara resmi pula dioperasionalkan BRT Trans Jateng Koridor I Stasiun Tawang-Terminal Bawen tersebut. Adapun jarak rute antara Stasiun Tawang menuju Terminal Bawen, begitu sebaliknya sekitar 37,5 kilometer,” kata Satrio kepada Tribun Jateng, Kamis (6/7/2017).
Dia menjabarkan, di tahap pertama pengoperasionalan BRT Trans Jateng Koridor I itu, ada 18 armada.
Tiap armada berkapasitas 30 tempat duduk.
Lalu, jarak antarbus yang beroperasi yakni antara 15 hingga 20 menit.
“Kami rencanakan, BRT tersebut di setiap harinya beroperasi mulai pukul 05.00 hingga pukul 21.00. Total ada 43 shelter yang bakal disinggahi di setiap armadanya dari arah Stasiun Tawang menuju Terminal Bawen dan 38 shelter dari arah Terminal Bawen menuju Stasiun Tawang,” paparnya.
Dan sebagai informasi, tambahnya, pasca diluncurkannya BRT Trans Jateng Koridor I Stasiun Tawang-Terminal Bawen oleh Ganjar Pranowo itu, masyarakat dapat mencoba kenyamanan armada tersebut tanpa dipungut tarif baik itu masyarakat umum maupun pelajar.
“Selama 3 hari yakni Jumat (7/7/2017) hingga Minggu (9/7/2017), penumpang BRT Trans Jateng Koridor I Stasiun Tawang-Terminal Bawen, kami gratiskan. Setelah itu bakal kami kenai tarif yakni Rp 1.000 per penumpang untuk pelajar dan Rp 3.500 per penumpang untuk umum. Semoga masyarakat berkenan menikmati dan memberikan masukan terkait pelayanan serta pengembangannya,” pintanya.
Diinformasikan pula, ada beberapa jalur yang akan dilintasi BRT Trans Jateng Koridor I tersebut. Adapun rutenya yakni Stasiun Tawang, Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, Simpanglima, Jalan Pahlawan, Jalan Sriwijaya, Jalan Dr Wahidin, Jalan Setiabudi, Batas Kota Semarang, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Diponegoro Ungaran, Pasar Karangjati, hingga Terminal Bawen.
Terpisah, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Wahyu Jatmiko pernah mengutarakan, untuk BRT Koridor I tersebut ke depannya akan dioperasionalkan sebanyak 25 unit. Tetapi untuk sementara 18 unit armada terlebih dahulu. Adapun komposisinya yakni 10 unit dari gabungan pengusaha angkutan di Kabupaten Semarang.
“Sementara 8 unit lainnya dari Kota Semarang. Dalam pengelolaan nantinya dilakukan oleh Koperasi Mulia Orda Serasi (MOS). Untuk koridor ini, merupakan koridor percontohan untuk penyelenggaraan angkutan aglomerasi di tiga koridor lainnya, seperti Semarang-Kendal, Semarang-Demak, dan Semarang-Gubug Purwodadi,” terangnya. (*)

0 Response to "Kalau DKI Punya Trans Jakarta, Jateng Juga Punya BRT Trans Jateng Lhooo.. "
Posting Komentar